Artikel Terkait

Agustus 13, 2024

PAU Kawal Ekspor Perdana Arang BUMDES Uling, Ciptakan Tolak Ukur Baru dalam Pembangunan Daerah

Juni 14, 2024

ESSA Paparkan Inisiatif Konservasi Maleo dalam Sharing Session bersama PRZT-BRIN

Juni 14, 2024

ESSA Masuk dalam Daftar “20 Perusahaan Teratas yang Harus Diperhatikan di Tahun 2024” versi Bloomberg Technoz

Juni 14, 2024

Presiden Direktur & CEO ESSA Group, Kanishk Laroya masuk dalam daftar 40 Under 40 Tahun 2024 versi Fortune Indonesia

Desember 26, 2023

Anak Perusahaan ESSA, PT Panca Amara Utama, Kembali Raih Penghargaan Proper Hijau Dua Tahun Berturut-turut

Oktober 18, 2023

ESSA Melanjutkan Operasional yang Handal dan Melihat adanya Peningkatan Harga Produk

Aksi Kolektif untuk Laut Kita: Bersama Memulihkan Terumbu Karang

Banggai, 13 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Panca Amara Utama (PAU), anak perusahaan dari ESSA Group, berkolaborasi dengan Banggai Corallium (Komunitas Lingkungan) melaksanakan kegiatan restorasi terumbu karang dan aksi bersih pesisir di perairan Tanjung Tuwis, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Program ini mencerminkan komitmen berkelanjutan PAU dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam melindungi ekosistem laut bagi generasi mendatang.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai, perwakilan pemerintah setempat, mahasiswa Universitas Tompotika (UNTIKA), siswa SD Inpres Kilo 8, kelompok pemuda, masyarakat sekitar, serta karyawan PAU.

Habibi Rahmawan, HSE Manager PT Panca Amara Utama, menyampaikan, “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata kami dalam menjaga kelestarian alam, khususnya ekosistem laut, melalui kegiatan restorasi terumbu karang. Melalui langkah-langkah yang kita lakukan hari ini, kami berharap dapat melihat ekosistem laut yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa mendatang.”

Melalui upaya kolektif ini, para peserta tidak hanya berkontribusi dalam memulihkan terumbu karang, tetapi juga memperkuat kesadaran lingkungan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap pelestarian wilayah pesisir.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta berhasil mengumpulkan sebanyak 191,2 kilogram sampah dari kawasan pesisir. Setelah kegiatan membersihkan pantai, peserta mengikuti sesi edukasi yang dipandu oleh Banggai Corallium untuk mempelajari pentingnya terumbu karang, perannya dalam menjaga keanekaragaman hayati laut, serta teknik yang digunakan dalam transplantasi karang.

Sebagai bagian dari upaya restorasi, peserta menyiapkan dan menempelkan fragmen karang pada media transplantasi sebelum diturunkan ke perairan Tanjung Tuwis. Sebanyak 15 media transplantasi yang membawa 300 fragmen karang berhasil dipasang dalam kegiatan ini. Fragmen karang yang ditransplantasikan diharapkan dapat mendukung pemulihan habitat laut, menjaga keanekaragaman hayati, serta meningkatkan ketahanan ekosistem pesisir seiring berjalannya waktu.

Keberhasilan inisiatif ini menunjukkan bahwa ketika berbagai pihak bersatu dalam tujuan yang sama, perubahan yang bermakna dapat benar-benar tumbuh di bawah permukaan laut.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi konsisten PAU dalam mendukung program-program pelestarian lingkungan di wilayah tersebut. Kegiatan ini semakin menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pemerintah, sektor swasta, kelompok masyarakat, institusi pendidikan, serta masyarakat lokal dalam menjawab tantangan lingkungan dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Bagi PAU, restorasi terumbu karang bukan sekadar kegiatan pelestarian lingkungan, melainkan investasi bagi masa depan masyarakat pesisir dan ekosistem laut. Terumbu karang yang sehat menyediakan habitat bagi berbagai biota laut, melindungi garis pantai, serta menopang mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada laut.

Seiring perjalanan keberlanjutan yang terus dijalankan, PAU berkomitmen untuk terus menciptakan dampak lingkungan yang bermakna melalui kolaborasi, edukasi, dan keterlibatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *